Konsep Gerhana Bulan Menurut Akal Manusia

Gerhana
Gerhana bulan super blue bloodmoon
Ada 3 kondisi yang terjadi dalam fenomena “Gerhana Bulan” hari ini, menurut sejauh pemahaman akal yang saya terima.

1. Berdoa. 

Mereka yg Sholat dan berdoa berfikir bahwa matahari dan bulan sedang “sakit”. Sakit adalah sebuah kondisi yang tidak seperti biasanya. Apapun bisa sakit, karena tidak ada 1 pun hal di jagad raya ini yg tidak hidup dan jika hidup berarti bisa sakit. 

2. Bersedih. 

Namanya Ibrahim, anak dari Muhammad bin Abdullah. Di umur 18 bulan ia meninggalkan dunia. Tidak hanya para keluarga dan sahabat yang menangis bersedih, Bulan dan Matahari pun ikut menangis dengan cara menunjukkan ketidak biasaannya, Super Blue BloodMoon. 

3. Bersukacita. 

Mereka yg bersuka cita berfikir bahwa ini lah keindahan yang langka, ini lah petunjuk kebesaranNya. 

Menurut Kalian manakah yang lebih tepat? Kalau menurut saya, yang paling tepat adalah yang semakin mendekatkan kita padaNya, yang semakin membuat kita lebih mencintaiNya. Karena sesuai janjiNya, bahwa sesuatu apapun yang ia datangkan selalu ada 2 konsep. Contohnya; Mati itu juga lahir, sakit itu juga hidup, beruntung itu juga celaka, racun itu juga obat, begitupun jika dibalik. Dan barang siapa bisa seimbang berada di tengah, ia lah yang masih bersama Allah, karena Sang Maha Kehidupan selalu berada di tengah. 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s